KNKT rilis data kecelakaan, paling banyak transportasi udara
Merdeka.com - Komite Nasional Keselamatan dan Transportasi (KNKT) merilis data investigasi kecelakaan transportasi sepanjang 2016. Dalam data tersebut, terdapat peningkatan kecelakaan dibanding tahun lalu.
"Untuk hasil investigasi tahun ini, memang terjadi peningkatan kecelakaan dibanding tahun lalu," ujar Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono di Gedung Perhubungan, Jakarta, Rabu (30/11).
Peningkatan tersebut, katanya, terjadi di transportasi udara. Di mana, tahun ini KNKT menginvestigasi 41 kecelakaan udara. Untuk perkeretaapian enam kali kecelakaan. Lalu lintas Angkutan Jalan (LLAJ) sebanyak 5 kecelakaan.
"Kita sudah menginvestigasi 41 kecelakaan itu baru sampai bulan ini. Kalau tahun lalu dibawah 40 atau sekitar 38. Pelayaran mencapai 16 kecelakaan di 2016," katanya.
Sementara untuk moda darat dan laut, Soerjanto mengatakan cukup banyak terjadi peningkatan kecelakaan di beberapa titik. "Dan untuk moda darat karena kita jumlah investigatornya kurang jadi investigasi terlihat seolah-olah sedikit. Begitu juga di laut, kecelakaannya cukup banyak untuk tahun 2016 ini," tegasnya.
Data investigasi kecelakaan transportasi ini adalah data investigasi kecelakaan perkeretaapian, kecelakaan pelayaran, kecelakaan penerbangan dan kecelakaan Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ).
Sedangkan, data korban kecelakaan dari 2010 hingga 2016 yakni korban meninggal dunia paling besar terdapat pada kecelakaan LLAJ dengan korban 443 orang, kecelakaan penerbangan dengan jumlah korban 375 orang. Lalu, kecelakaan pelayaran dengan jumlah korban 337 orang dan terakhir kecelakaan perkeretaapian dengan jumlah korban 55 orang.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya