KKP siapkan Rp 20 miliar bangun empat techno park di 2016
Merdeka.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan menyiapkan dana sekitar Rp 20 miliar untuk membangun empat taman teknologi (techno park) kelautan dan perikanan di tahun 2016. Pembangunan taman ini diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang masih tertinggal.
Kepala Pusat Pelatihan Badan Pengembangan SDM dan Pemberdayaan Masyarakat Kelautan dan Perikanan, Mulyoto mengatakan, pihaknya telah menyelesaikan 4 taman teknologi yang tersebar di Tegal, Banyuwangi, Bitung dan Ambon di 2015.
"Tahun depan kami akan tambah 4 taman teknologi, di Simelu, Brebes, Subang dan Pasuruan. Sehingga di tahun 2019 akan ada 24 taman teknologi, satu taman teknologi dananya sekitar Rp 4-5 miliar," ujarnya kepada merdeka.com, Jakarta, Selasa (29/12).
Taman teknologi ini nantinya akan jadi pusat kegiatan pendidikan dan pelatihan berbasis kelautan dan perikanan. "Diharapkan bisa mendapatkan tenaga kompeten, adaptasi dan alih teknologi untuk menghasilkan produk inovatif, dan inkubator bisnis untuk menghasilkan usaha baru," jelas dia.
Pembangunan taman teknologi menjadi program lanjutan dari Program Nasional Pengembangan 100 Taman Sains dan Teknologi Nasional (Science and Techno Park/STP).
"Itu sebagai salah satu quick win oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan serta Menteri Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi pada 7 Mei lalu,” ungkapnya.
Dipilihnya empat daerah pembangunan taman teknologi tersebut, tidak lepas dari pertimbangan aspek kewilayahan, kedekatan lokasi dengan Unit Pelaksana Teknnis (UPT) KKP dan sekaligus dekat dengan potensi daerah.
Dari empat daerah tersebut, KKP berharap akan muncul inovasi-inovasi di sektor kelautan dan perikanan. Dengan demikian, sasaran taman teknologi untuk sektor perikanan tangkap, perikanan budidaya, pengolahan dan pemasaran hasil perikanan, dan konservasi perairan bisa segera terwujud.
Karena itu, KKP membangun taman teknologi dengan menyesuaikan karakter daerah masing-masing. Untuk Tegal, kegiatan taman teknologi difokuskan pada sertifikasi kompetensi, pengembangan garam, udang galah padi, permesinan, budidaya udang, dan budidaya rumput laut.
Kemudian, di Banyuwangi, kegiatan difokuskan pada sertifikasi kompetensi, budidaya ikan sidat, produksi garam, budidaya udang, dan pengolahan produk. Di Bitung, kegiatan difokuskan pada sertifikasi kompetensi, perkapalan, dan pengolahan produk. Terakhir, di Ambon, kegiatan difokuskan pada sertifikasi kompetensi, budidaya ikan laut, pengolahan produk, permesinan perikanan, dan wisata pelatihan.
"Sehingga juga dapat mempersiapkan masyarakat setempat untuk terlibat aktif dalam kerja sama ekonomi regional, Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang dimulai dari tahun ini," tutupnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya