Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kinerja dan keselamatan kerja di Freeport akan dievaluasi

Kinerja dan keselamatan kerja di Freeport akan dievaluasi PT Freeport. REUTERS/Muhammad Yamin

Merdeka.com - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Susilo Siswoutomo menegaskan meski operasional dan produksi PT Freeport Indonesia ditutup sementara waktu untuk kepentingan investigasi atas musibah yang menimpa mereka, renegoisasi Kontrak Karya tetap berjalan sesuai amanat Undang Undang nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu bara yang diundangkan per 12 Januari 2009.

Penyesuaian ketentuan yang tercantum di dalam Pasal kontrak karya dan perjanjian karya pengusaha pertambangan batu bara (PKP2B) sesungguhnya diamanatkan selambat-lambatnya 1 (satu) tahun sejak undang-undang tersebut diundangkan. Artinya, paling lambat per 12 Januari 2010.

"Musibah yang terjadi itu tidak ada yang dikaitkan (renegoisasi), namanya musibah," ujarnya di hotel Trans Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/5).

Menurut Susilo, saat ini pihaknya tengah fokus melakukan investigasi terkait penyebab utama musibah itu terjadi. Setelah investigasi selesai, akan dilakukan evaluasi tentang kinerja dan keselamatan Kerja (K3) dan juga teknologi yang digunakan.

"Ini saat ini, pak menteri ketemu CEO Freeport, dia akan melaporkan Freport tanggung jawab penuh," katanya.

Susilo menambahkan, meski produksi dihentikan sementara. Penjualan produk Freeport masih tetap bisa dilakukan. "Produksi berhenti, sebetulnya produksi yang dulu, ada penjualan," tutur Susilo. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP