Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kinerja 2 tahun Jokowi-JK di mata profesor dan ekonom dunia

Kinerja 2 tahun Jokowi-JK di mata profesor dan ekonom dunia Jokowi-JK bertemu dengan Megawati. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Joko Widodo dan Jusuf Kalla genap 2 tahun menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI pada Kamis (20/10) esok. Selama masa jabatannya, keduanya harus menghadapi tantangan ekonomi, baik domestik maupun internasional.

Analis Asia dari Verisk Maplecroft Hugo Brennan mengatakan pada tahun pertama memang belum terlihat adanya kemajuan dari program-program yang dicanangkan. Namun, di tahun kedua, sudah mulai terlihat adanya perbaikan, terutama dalam perekonomian Indonesia.

"Tahun pertama Jokowi memang sangat mengecewakan, sedangkan 12 bulan terakhir terlihat lebih menjanjikan. Kenyataannya, dia telah melakukan semuanya dengan baik," kata Brennan seperti dilansir CNBC, Rabu (19/10).

Dia menambahkan, rencana Jokowi untuk menyehatkan keuangan negara sempat dianggap mustahil. Mengingat, Indonesia selalu mengalami defisit anggaran pada pemerintahan sebelumnya.

Namun, rencana ini terbukti dengan adanya penghapusan subsidi bensin di akhir tahun 2014. Selain itu, adanya program pengampunan pajak (Tax Amnesty) juga membuktikan komitmen Jokowi-JK dalam memperbaiki ekonomi nasional.

Meski begitu, Profesor dari National University of Singapore Bilveer Singh mengatakan masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Seperti ketersediaan lapangan kerja, mengingat pertumbuhan lapangan kerja saat ini masih lebih lambat dibanding pertumbuhan penduduk.

Sebab, pemerintah saat ini hanya membuat terobosan di sektor-sektor tertentu, seperti infrastruktur, fiskal, dan ekonomi kreatif.

"Perlu dilakukan penyebaran kekayaan secara horizontal untuk mencegah kesenjangan pendapatan dari pelebaran penduduk," kata Bilveer.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP