Kimia Farma: 500 Paket Obat Gratis Sudah Dikirim ke Pasien Isoman
Merdeka.com - Pemerintah beberapa waktu lalu meluncurkan layanan telemedicine gratis untuk pasien Covid-19 dengan gejala ringan dan diwajibkan melakukan isolasi mandiri (isoman). Layanan tersebut meliputi konsultasi medis plus paket obat gratis.
Direktur Pengembangan Bisnis PT Kimia Farma, Imam Fathorrahman mengatakan, program tersebut sudah berjalan 2 hari sejak Selasa 6 Juli. Hingga hari ini, 500 paket obat gratis sudah meluncur ke alamat para pasien yang melakukan isolasi mandiri.
"Kemarin dan hari ini sudah lebih dari 500 paket yang sudah terkirim," ujarnya saat rapat bersama DPR, Jakarta, Selasa (7/7).
Imam berharap program ini dapat membantu pasien Covid-19 yang melakukan isoman untuk mendapatkan akses obat-obatan, sehingga tidak terjadi kepanikan di masyarakat. Pemberian obat disesuaikan dengan kondisi pasien setelah konsultasi.
"Obat ini ada 2 paket, paket isoman A dan paket isoman B, dan dua-duanya itu adalah obat keras," kata Imam.
Adapun masyarakat yang berhak mendapatkan obat tersebut telah dinyatakan terkonfirmasi positif melalui tes PCR atau swab antigen di laboratorium yang terafiliasi dengan Kemenkes. Nantinya, pasien akan mendapat informasi pengiriman obat melalui nomor telepon yang terdaftar.
"Masyarakat secara alert mendapatkan informasi dari Kementerian Kesehatan berupa notifikasi di Whatsapp dari Kementerian Kesehatan, yang selanjutnya masyarakat atau pasien tersebut melakukan konsultasi di 11 platform telemedicine untuk mendapatkan e-recipe," jelas Imam.
Selanjutnya apotek Kimia Farma melakukan pengiriman paket obat kepada pasien ke alamat sesuai data yang diberikan. "Jadi dengan demikian obat diperoleh dengan gratis dan masyarakat bisa langsung melakukan konsultasi melalui platform tersebut," tandas Imam.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya