KFC target penjualan di 2017 tembus Rp 5,5 triliun
Merdeka.com - PT Fast Food Indonesia Tbk, sebagai pemegang waralaba Kentucky Fried Chicken (KFC) Indonesia menargetkan penjualan di 2017 mencapai Rp 5,5 triliun di 2017 mendatang. Angka ini tercatat lebih tinggi dibanding penjualan di 2016 yang ditarget Rp 4,96 triliun.
"Sedikitnya bisa bertumbuh 8 persen dan paling banyak 10 persen antara Rp Rp 5,4 sampai Rp 5,5 triliun di tahun 2017," kata Direktur PT Fast Food Indonesia, Justinus D. Juwono, di gedung BEI, Jakarta, Kamis (29/12).
Per Oktober 2016, KFC telah membukukan penjualan sebesar Rp 3,99 triliun dan angka ini naik dibanding periode sama tahun 2015 yang hanya Rp 3,65 triliun. Laba bersih yang didapat sampai Oktober 2016 mencapai Rp 156,9 miliar dan angka ini naik dibanding periode sama tahun lalu yang hanya Rp 79,7 miliar.
Hingga Oktober 2016, terdapat 559 gerai KFC yang tersebar di seluruh Indonesia. Tercatat, gerai terbanyak berada di Jabodetabek yaitu 195 gerai. "Di Jawa terdapat 140 gerai, Sumatera 108 gerai, Sulawesi 42 gerai, Kalimantan 35 gerai, Bali/NTB/NTT 26 gerai, Maluku 6 gerai dan Papua 7 gerai," jelasnya.
Penjualan KFC tercatat meningkat pada Oktober karena pihaknya memperluas jaringan dari Aceh sampai Papua. "Dengan jaringan yang luas maka dapat menguasai distribusi yang baik," ujarnya
Namun demikian, ada beberapa faktor yang menghambat operasional perusahaan, seperti harga bahan pokok yang terus naik terutama harga daging ayam.
"Terus bergejolak mungkin karena ada kartel. Mungkin juga pas Lebaran harganya fluktuatif karena tidak ada patokan harga, kita pusing juga. Kemudian juga nilai tukar berpengaruh karena ada beberapa bahan baku yang harus impor terlebih bumbu rahasia kita yang harus impor " tutupnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya