Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ketua OJK: Bisnis makanan halal untungnya triliunan rupiah

Ketua OJK: Bisnis makanan halal untungnya triliunan rupiah Muliaman Darmansyah Hadad. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad meminta pemerintah provinsi Kalimantan Barat menerapkan bisnis syariah di wilayahnya. Mengingat, model bisnis ini tengah berkembang di Indonesia.

"Kita harus buka wawasan bukan hanya keuangan syariah tapi juga bisnis syariah," kata Muliaman di Pontianak, Minggu (25/9) malam.

Salah satu bisnis syariah yang tengah berkembang adalah industri makanan halal, seperti bisnis rumah potong hewan halal, dan bisnis hijab. Menurutnya, bisnis ini sedang digandrungi banyak konsumen, tidak hanya di dalam negeri tapi juga di luar negeri.

"Bisnis industri makanan halal itu triliunan untungnya. Banyak permintaan dari bisnis rumah potong hewan yang halal. Bisa juga bisnis hijab. Ini bisa dikembangkan, kalau berhasil maka bisa membuka lapangan pekerjaan," imbuhnya.

Selain itu, pemerintah provinsi di Indonesia juga bisa mengembangkan bisnis wisata halal. Dengan banyaknya destinasi wisata di Indonesia, masyarakat bisa memanfaatkan model bisnis ini untuk menyaingi bisnis wisata di Eropa.

Jika bisnis wisata halal ini bisa dikembangkan, maka akan berpengaruh ke bidang lainnya, yakni perhotelan dan kuliner. Muliaman menyebut, beberapa kota di Indonesia telah menjalankan bisnis hotel halal, sehingga dia berharap Kalimantan Barat juga mendirikan bisnis hotel halal.

"Kekurangan kita itu, kurang membungkus wisata. Orang Eropa bisa melakukan itu, membungkus wisata mereka dengan cerita. Tapi kita bisa melakukan lebih dari itu," imbuhnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP