Ketua MPR Waspadai Rentetan Dampak Ketidakpastian Ekonomi Akibat Covid-19
Merdeka.com - Ketua MPR Bambang Soesatyo mengkhawatirkan, kondisi ekonomi yang tidak pasti selama masa pandemi Covid-19 saat ini bisa berbuntut panjang terhadap dampak lainnya. Dia menyadari, gangguan ekonomi sekarang ini telah menyebabkan meningkatnya angka pengangguran, kemiskinan, hingga kesenjangan yang berpotensi menimbulkan permasalahan dalam bidang-bidang lainnya.
"Tetapi juga yang patut diwaspadai adalah potensi bangkitnya nilai-nilai/paham individualisme, komunisme, intoleransi, separatisme, radikalisme, terorisme, dan etnonasionalisme di tengah ketidakpastian akibat Covid-19," katanya dalam Rapat Tahunan MPR, Senin (16/8).
Selain itu, Bamsoet juga turut menyoroti pelemahan ekonomi akibat pandemi Covid-19 berkepanjangan. Dia menyatakan, pandemi Covid-19 telah berdampak luas terhadap berbagai dimensi kehidupan bermasyarakat, khususnya dari sisi ekonomi.
"Kita semua masyarakat merasakan dampaknya, baik yang tinggal di perkotaan atau pedesaan. Utamanya semakin melemahnya ketahanan ekonomi masyarakat akibat menurunnya pendapatan akibat pemutusan hubungan kerja dan tidak adanya kesempatan atau lapangan kerja," tuturnya.
Ditekankan Bamsoet, pelemahan ekonomi akibat pandemi Covid-19 paling dirasakan oleh kelompok masyarakat kecil dan menengah. Utamanya mereka-mereka yang mencari nafkah sebagai pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
"Dampak lainnya adalah hilangnya kesempatan berusaha akibat terbatasnya aktivitas ekonomi masyarakat, modal dan investasi untuk menopang perekonomian masyarakat, pengusaha kecil, maupun menengah," ujar dia.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya