Ketua MPR minta BPH jamin kedaulatan energi tingkatkan perekonomian RI
Merdeka.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Zulkifli Hasan berharap Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) mampu menjalankan tugas sebagai upaya menjaga kedaulatan energi. Menurutnya, hal ini tentunya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"Migas itu sektor yang akan menentukan selain pangan. Kalau ini (Migas) kita belum berdaulat, belum berlaku adil, sulit," ungkapnya di Gedung Nusantara MPR RI, Jakarta, Senin (19/2).
Dia pun mengapresiasi program BBM satu harga untuk menyalurkan BBM hingga ke seluruh Indonesia. Sebab, tanpa adanya pemerataan pembangunan dan pelayanan oleh Pemerintah, masyarakat akan mengalami kesenjangan pembangunan.
Dengan adanya pemerataan masyarakat terutama di daerah terpencil dan miskin tidak akan terbebani secara ekonomi. "Orang dengan pendapatan lebih kecil, untuk dapat sesuatu dia harus bayar lebih mahal dari yang lain," imbuhnya.
Dengan demikian, dia mendukung program Pemerintah tidak hanya membangun SPBU saja, melainkan juga menyiapkan sub penyalur BBM di daerah terpencil.
"Sub penyalur, investasi Rp 50 juta. Ini yang bisa sampai ke Kecamatan, ke wilayah 3T. Yang UKM bisa. Kalau SPBU (Investasi) sudah sampai Rp 20 miliar. Siapa yang bisa. Kalau yang di wilayah terpencil itu yang kecil-kecil itu bagus," tandasnya.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya