Ketimbang premium, Pertamina lebih enteng pangkas harga solar
Merdeka.com - PT Pertamina belum bisa segera mengiyakan permintaan Presiden Joko Widodo agar harga bahan bakar minyak diturunkan. Sebab, perusahaan migas pelat merah itu masih menghitung besaran penurunan yang aman untuk keuangan perseroan.
"Makanya minggu depan akan kami sampaikan. Kami tak hanya melihat posisi sekarang tetapi potensi efisiensi seperti apa?" kata Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto saat di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Jumat (2/10).
Menurut Dwi, Pertamina lebih mudah menurunkan harga solar ketimbang premium. Sebab, bahan bakar itu dinilai berperan penting dalam menggerakkan industri.
"Sebenarnya kan untuk kegiatan industri kan lebih banyak pakai solar. Mungkin solar yang memiliki opportunity yang bisa lebih kami tekan."
Sedangkan premium, kata Dwi, harga jual saat ini sudah jauh di bawah tingkat keekonomiannya.
"Nanti akan kami lihat mana saja yang akan diturunkan," katanya. (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya