Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kertas buatan Indonesia laris manis di Australia

Kertas buatan Indonesia laris manis di Australia pabrik kertas. shutterstock

Merdeka.com - Kertas buatan Indonesia laris manis sampai ke negeri kanguru, Australia. Dalam pameran produk Indonesia atau Trade Expo Indonesia di Kemayoran, Australia membeli kertas Indonesia dengan nilai transaksi mencapai 16 juta dolar Australia.

Perjanjian jual beli kertas ini terjadi antara Solaris Paper dari Australia dengan Asia Pulp Paper dari Indonesia. Penandatanganan jual beli disaksikan langsung oleh Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi.

"Kesepakatan produk kertas dari perusahaan Australia AUD 16 juta. Ini kertas untuk tisu, facial tisu, tisu makan. Dan selain nilainya besar, Ini menjadi titik penting bagi kita," kata Bayu dalam acara penandatanganan di JiEXPO, Kemayoran, Jakarta, Kamis (17/10).

Dalam pandangannya, transaksi ini menjadi titik penting bagi Indonesia. Sekaligus membuktikan kalau kertas Indonesia aman dan tidak terbuat dari kayu ilegal. Isu kertas kayu ilegal ini sempat beredar beberapa waktu lalu dan mengganggu ekspor kertas Indonesia.

"Ini bukti keberadaan kertas kayu Indonesia yang dipertanyakan ilegal atau keberlanjutan itu salah. Transaksi ini membuktikan kalau kita memenuhi ketentuan pemerintah Australia. Kertas Indonesia mampu memenuhi permintaan itu," katanya.

Dalam sehari pameran produk Indonesia, kata Bayu, nilai transaksi mencapai USD 13,3 juta atau sekitar Rp 145 miliar. Produk yang dibeli juga bermacam-macam. Mulai dari rempah-rempah, kerajinan tangan, perhiasan alas kaki dan lain sebagainya.

"Negara yang transaksi itu ada Saudi, Amerika, Nigeria, India, Mesir dan Korea Selatan. Kalau perdagangan bentuk jasa mencapai USD 10,87 juta. Tenaga kerja terampil di bidang pertambangan, konstruksi, serta tenaga terampil industri kayu," tutupnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP