Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diharapkan Bisa Ubah Budaya Mobilitas Masyarakat

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diharapkan Bisa Ubah Budaya Mobilitas Masyarakat Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga. ©2020 Humas BNPB

Merdeka.com - Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang ditargetkan beroperasi pada Juni 2023 mendatang ini, diharapkan bisa membawa efek berganda. Termasuk sebagai angkutan yang akan menghubungkan antara dua kota besar tersebut.

"Tujuan kereta cepat Jakarta-Bandung nantinya antara Jakarta dan Bandung akan menjadi commuter. Kalau kedua wilayah ini akan menjadi koridor commuter, maka akan mengubah semua perilaku dan budaya mobilitas masyarakat Indonesia," kata Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga kepada wartawan di Kementerian BUMN, Selasa (6/12).

Arya menyebut, ini juga selaras dengan tujuan kontribusi KCJB pada pengembangan ekonomi di wilayah Tegalluar, Kabupaten Bandung yang menjadi penghentian KCJB. Harapannya, peningkatan ekonomi secara signifikan bisa tercatat imbas dari operasional kereta cepat.

Nantinya, KCJB menyasar kelas menengah-atas, di mana pebisnis akan menjadi target pasarnya. Hal ini sekaligus menjawab isu mengenai KA Argo Parahyangan yang dikatakan akan terdampak operasional KCJB. Nantinya, kata Arya, waktu tempuh dan layanan akan jadi pertimbangan konsumen.

"Kalau kita lihat harga tiket Argo Parahyangan eksekutif itu Rp 150 ribu sampai 170 ribu, nanti orang-orang akan bandingin dengan kereta cepat, satu jam sudah sampai, satunya lagi yang Argo Parahiyangan tiga jam," sambung Arya.

Kendati demikian, Arya menegaskan kalau nasib dari Argo Parahyangan tetap ada di tangan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Sejauh ini, dia hanya memastikan kalau kereta api dengan harga ekonomis antara Jakarta-Bandung akan tetap beroperasi.

"Kalau untuk ekonominya, kereta Jakarta-Bandung masih bisa. Itu pertimbangan, nanti ada dari Kemenhub yang menetapkan itu.Kemenhub yang menentukan izin, tapi untuk rakyat pasti tetap ada lah, ekonomi tetap ada," pungkasnya.

Reporter: Arief Rahman H.

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP