Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kepala BKPM Sebut Hanya Ada 2 Negara ini yang Selamat dari Krisis Corona

Kepala BKPM Sebut Hanya Ada 2 Negara ini yang Selamat dari Krisis Corona Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia menyadari, krisis yang terjadi akibat pandemi Covid-19 membuat ekonomi negara-negara di dunia terkontraksi, tak terkecuali Indonesia. Dia mengatakan, hanya ada dua negara yang berhasil selamat dari krisis pandemi yakni China dan Vietnam.

"Hampir semua negara itu terjadi kontraksi salah satu negara yang pertumbuhan ekonominya positif itu adalah China dan Vietnam," kata dia dalam penandatangan nota kesepahaman yang disaksikan melalui siaran langsung Instagram @bpphipmi, Rabu (10/2).

Dia menyadari Indonesia menjadi bagian dari beberapa negara yang tidak bisa melawan tekanan akibat pandemi Covid-19. Sepanjang 2020 ekonomi domestik tumbuh minus 2,07 persen. Sementara kuartal IV-2020 ekonomi terkontraksi minus 2,14 persen.

Indonesia Lebih Baik Dibanding Negara di ASEAN

baik dibanding negara di aseanRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Meski begitu, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terkontraksi tersebut dianggap masih lebih baik jika dibandingkan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Sebab, banyak negara-negara di bagian itu yang kontraksi ekonominya lebih dalam.

"Ini bukan berarti kita yang paling jelek tidak kalau dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia Tenggara kita masih jauh lebih baik dengan cadangan devisa kita," kata dia.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 mencapai minus 2,07 persen. Sementara itu pada triwulan IV-2020 pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi sebesar 0,42 persen dan secara year on year kontraksi sebesar 2,19 persen.

"Pertumbuhan ekonomi secara q to q mengalami kontraksi sebesar 0,42 persen dan pertumbuhan ekonomi y on y dibanding 2019 kontraksi 2,19 persen. Secara kumulatif pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 mencapai kontraksi 2,07 persen," ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam rilis Pertumbuhan Ekonomi secara daring, Jakarta, Jumat (5/2).

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP