Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kenaikan suku bunga The Fed dan prediksi dampaknya ke Indonesia

Kenaikan suku bunga The Fed dan prediksi dampaknya ke Indonesia Janet Yellen. ©bloomberg.co.jp

Merdeka.com - Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia menilai penaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau Fed Fund Rate (FFR) tidak akan berpengaruh panjang pada Indonesia. Federal Reserve atau The Fed baru saja menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 0,75 persen.

Direktur Peneliti CORE Indonesia, Mohammad Faisal, mengakui keputusan ini akan memukul nilai tukar Rupiah. Namun, dia memprediksi Indonesia tahan terhadap dampak keputusan The Fed ini.

"Seperti pengalaman tahun lalu, sempat mengalami pelemahan Rupiah, tapi sebentar dan secara konsisten semakin menguat," ujar Faisal di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (15/12).

Faisal mengatakan kenaikan FFR sudah menjadi isu biasa di kalangan pelaku ekonomi. Dari sisi perdagangan, Faisal menyebut hal ini tidak akan berpengaruh signifikan.

"Tidak terlalu mempengaruhi sisi perdagangan. Meski, tentu akan menyentil sisi moneter yaitu suku bunga dalam negeri dan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar," ujar Faisal.

Faisal menjelaskan The Fed tidak akan menaikkan suku bunganya tinggi disebabkan kebijakan pemerintahnya untuk menggenjot ekspor. "Karena dia harus jaga persaingan harga tingkat global," terang Faisal.

Sebelumnya, kenaikan suku buka the Fed membuat nilai tukar Rupiah pada sesi pembukaan tadi pagi melemah. Rupiah dibuka dilevel Rp 13.343 per USD atau melemah dibanding penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.294 per USD.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Sasmito Hadi Wibowo menegaskan, Rupiah pasti melemah terhadap Dolar ketika The Fed menaikkan suku bunga. Tapi, hal ini justru membuat ekspor Indonesia semakin menguat dan bergairah.

"Agak melemah dulu terhadap Dolar. Kalau Rupiah melemah mungkin juga kesempatan ekspor mudah dijual di luar negeri. The Fed bikin Rupiah melemah tapi ekspor kita menguat. Ekspor kita sampai saat ini bagus," katanya di gedung BPS, Jakarta.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP