Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kenaikan harga barang di Indonesia tertinggi se-ASEAN

Kenaikan harga barang di Indonesia tertinggi se-ASEAN Harga Daging Sapi. ©2012 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Kusumaningtuti Soetiono mengatakan, tingkat inflasi atau kenaikan harga barang di Indonesia merupakan yang tertinggi di ASEAN. Tidak heran daya beli masyarakat terus tergerus.

"Kita inflasi paling tinggi di ASEAN, artinya daya beli kita paling berat, sehingga tidak kompetitif di suku bunga," kata Kusumaningtuti di Kampus Perbanas, Jakarta, Kamis (3/9).

Kusumaningtuti memaparkan, tekanan inflasi di negara-negara ASEAN rata-rata berada di kisaran 2-3 persen.

"Kita hampir 6-7 persen. Tapi kan ini year to date jadi mudah-mudahan nanti bisa tercapai 4 persen plus minus 1 persen," ungkapnya.

Hal serupa pernah diutarakan Direktur Indef Enny Sri Hartati. Tingginya tekanan inflasi berimbas pada menurunnya tingkat kesejahteraan masyarakat.

Penurunan tersebut, tercermin dari inflasi volatile food yang melonjak sehingga berimplikasi terhadap daya beli masyarakat.

"Menurut data BPS, terjadi inflasi makanan pada Juli mencapai 8,28 persen secara year on year. Itu berdampak turunnya daya beli masyarakat yang tercermin dari penurunan pertumbuhan konsumsi rumah tangga dari kuartal I 2015 sebesar 5,1 persen menjadi 4,9 persen di kuartal II 2015," kata Enny beberapa waktu lalu.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP