Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kenaikan cadev Februari indikasikan kepercayaan investor membaik?

Kenaikan cadev Februari indikasikan kepercayaan investor membaik? Darmin Nasution. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) merilis posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia akhir Februari 2016 sebesar USD 104,5 miliar. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan posisi akhir Januari 2016 sebesar USD 102,1 miliar.

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, peningkatan nilai cadev itu menandakan portofolio investasi Indonesia mulai diminati investor asing.

"Itu juga menandakan kurs Rupiah menguat karena ada capital inflow (aliran dana masuk)," kata Menko Darmin di Kantornya, Jakarta, Selasa (8/3) malam.

Mantan Gubernur BI ini mengaku masih harus mempelajari terlebih dahulu sebelum bisa mengambil kesimpulan apakah ini bukti perekonomian Indonesia sudah membaik atau belum.

"(Apakah menunjukkan perbaikan?) Saya harus lihat dulu. Mesti dilihat dulu. Kalau ada kenaikan FDI berarti ada kepercayaan yang lebih baik," tuturnya.

Pemerintah, lanjutnya, meminta semua pihak tetap waspada terhadap kondisi terkini Amerika Serikat. "Kalau ke depan ya belum bisa tahu lah kita, apa yang dilakukan Amerika Maret ini atau Juni nanti apa bisa berpengaruh meneruskan penguatan Rupiah. Tidak bisa kita perhitungkan," tutupnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP