Kementerian LHK: Nilai ekonomi produksi jamu capai Rp 6 M
Merdeka.com - Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Tachrir Fathoni mengatakan nilai ekonomi produksi jamu dan obat-obatan di pasar bisa mencapai Rp 6 miliar per tahun. Untuk itu, pemerintah akan mendorong pemanfaatan keanekaragaman hayati dalam produksi obat-obatan.
"Jika pemerintah bisa memanfaatkannya, maka akan menciptakan 3 juta lapangan kerja dalam kegiatan jamu dan herbal yang berjumlah kira-kira 1.166 industri sehingga industri jamu mempunyai prospek yang menjanjikan dalam ekonomi di masa depan," ujar Tachrir di Kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Jakarta, Kamis (21/1).
Dia menilai, Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki keanekaragaman hayati berupa ekosistem jenis sumber daya genetik dan juga ekosistem dari aquatik yang tertinggi di dunia. Sehingga kekayaan Indonesia jika diperhitungkan dengan kekayaan laut yang bisa menjadi nomor satu di dunia.
"Kekayaan ini jika dikelola dengan baik juga benar serta berkelanjutan, berpotensi menjadi modal dasar pembangunan nasional dalam mensejahterakan masyarakat Indonesia," kata dia.
Tachrir menjelaskan, sebanyak 940 jenis tanaman di Indonesia bisa dimanfaatkan untuk obat-obatan nasional. Bahkan, banyak negara tetangga yang melirik keanekaragaman hayati di Indonesia untuk dijadikan obat-obatan, kosmetik, dan pangan.
"Saat ini mereka (negara tetangga) sudah menggunakan mikroorgnisme Indonesia untuk obat-obatan, kosmetik, dan pangan. Sehingga pengaturan tentang sumber daya genetik sangat ditunggu mitra kita di luar negeri. Karena menyangkut juga pada nasib mereka di masa mendatang," jelas Tachrir.
Dengan begitu, pemanfaatan keanekaragaman hayati mampu mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sehingga pemerintah perlu memelihara lingkungan hidup guna peningkatan kualitas lingkungan hidup dan penggalian potensi baru dalam pemanfaatan ekonomi sumber daya alam dan lingkungan hidup.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya