Kementan target swasembada padi, jagung dan kedelai dalam 3 tahun
Merdeka.com - Kementerian Pertanian menargetkan swasembada padi, jagung dan kedelai (pajale) dalam waktu tiga tahun ke depan.
Kepala Bidang Kerja sama dan Pendayagunaan Hasil Penelitian, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Lahan Pertanian (BBSDLP), Edi Husen mengatakan, untuk mencapai swasembada setidaknya diperlukan dua pendekatan, yakni peningkatan produktivitas dan perluasan areal tanam ke lahan sub-optimal (LSO).
"Dari sekitar 8,2 juta hektar lahan sawah, terdapat 3,15 juta hektar yang tergolong LSO, yaitu sekitar 1,05 juta hektar termasuk lahan sawah rawa dan sekitar 2,1 juta hektar lahan sawah tadah hujan," kata Edi di Kantor Balitbang, Jakarta, Selasa (8/3).
Menurut dia, luas LSO yang tersedia saat ini ada 33,4 juta hektar yang terdiri atas 25,8 juta hektr lahan kering dan 7,6 juta hektar lahan rawa.
"Provitas padi sawah di lahan rawa adalah 2-3 ton GKG/ha dan lahan sawah tadah hujan adalah 3-4 ton GKG/ha," jelas dia.
Edi melanjutkan provitas rata-rata lahan sawah nasional lebih tinggi yaitu 5,3 ton GKG/ha, bahkan provitas padi sawah di lahan sawah insentif di Pulau Jawa menapai 12 ton GKG/ha.
"Pupuk hayati dan biodekomposer berpeluang untuk meningkatkan provitas komoditas pertanian baik di lahan optimal maupun LSO," ungkapnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya