Kementan kirim tim evaluasi dampak letusan Gunung Kelud
Merdeka.com - Meletusnya Gunung Kelud beberapa waktu lalu meninggalkan setumpuk pekerjaan rumah untuk masyarakat maupun pemerintah. Kementerian Pertanian sampai mengirim tim evaluasi yang bertugas untuk melihat dan mengevaluasi dampak letusan terhadap pertanian.
"Itu jangan dianggap kita tidak respon, yang pertama kita kirim tim advance untuk evaluasi terhadap dampak pertanian, lalu waktu tanam pertanian hortikultura, berbeda dampak yang ditimbulkan waktu banjir dan Gunung Kelud," ujar Wakil Menteri Pertanian, Rusman Heriawan di Jakarta, Selasa (18/2).
Menurut Rusman, pembenahan pertanian akibat banjir dan gunung meletus sangat berbeda. Dia mencontohkan, hujan abu dan kerikil akibat erupsi Gunung Kelud mencapai dataran tinggi. Pihaknya masih melakukan evaluasi terhadap tanah tersebut. Setelah evaluasi, belum tentu akan langsung ada pergantian bibit baru.
Sedangkan untuk bencana banjir pasti hanya merusak dataran rendah dan sawah, ini biasanya langsung disiapkan benih padi karena dipastikan tidak merusak struktur tanah.
"Tapi kalau ditunggu beberapa waktu pasti ini akan lebih subur. Iim advandce nanti merekomendasi, kapan bisa ditanam lagi, atau bisa ditanam langsung oleh sayuran dan buahan, supaya normal dahulu lahannya, nanti kalau kita berikan bibit dan benih baru belum tentu itu maksimal hasilnya," terangnya.
Selain daerah sekitar Gunung Kelud, pertanian daerah Malang dan Pasuruan juga terkena dampak erupsi Gunung Kelud. Rusman memastikan kondisi ini cukup mengganggu aktivitas distribusi produksi pertanian terganggu. "Distribusi pasti terganggu, lebih banyak untuk daerah sekitar, ya paling daerah sekitar," tutupnya. (mdk/idr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya