Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kementan: Indonesia minus pasokan daging potong 233 ribu ton

Kementan: Indonesia minus pasokan daging potong 233 ribu ton daging sapi. merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Kementerian Pertanian terus berupaya menstabilkan harga daging dengan berbagai cara. Salah satunya membuka keran impor daging.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Kementerian Pertanian Fini Murfiani mengakui, pertumbuhan konsumsi daging sapi lebih cepat ketimbang produksi. Saat ini, Indonesia kekurangan pasokan daging potong sebesar 233,459 ribu ton.

"Tingkat konsumsi 2,61 juta per kapita per tahun dengan jumlah penduduk 254,9 juta jiwa. Produksi Indonesia hanya mencapai 441.761 ton," Jelasnya di Jakarta, Jumat ( 29/7).

Atas dasar itu, pemerintah membuka keran impor sapi berikut jeroannya.

Beberapa waktu lalu Perum Bulog sudah mengimpor secara bertahap daging kerbau India sebanyak 10 ribu ton. Daging hewan memamah biak itu akan dijual seharga Rp 60 ribu per kilogram.

Seiring itu, Bulog juga tengah mendorong masyarakat untuk mau mengonsumsi daging hewan dengan nama ilmiah Bubalus Bubalis tersebut. (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP