Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kementan: Ada 9 bandar besar bermain di balik tingginya harga cabai

Kementan: Ada 9 bandar besar bermain di balik tingginya harga cabai Ilustrasi cabai. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/JIANG HONGYAN

Merdeka.com - Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia telah membongkar penyebab melambungnya harga cabai rawit merah yang menembus angka Rp 100.000-150.000 per kg. Harga tersebut tidak sesuai dengan harga acuan cabai rawit merah yang dijual di tingkat konsumen berdasar Permendag No 63 Tahun 2016 yang seharusnya Rp 29.000 per Kg.

Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan), Spudnik Sujono mengatakan, selama ini yang menjadi penyebab mahalnya harga cabai rawit merah ini disebabkan pengepul.

"Jadi dari sisi petani tidak ada masalah. Masalahnya mulai di pengepul besar. Jadi bahasa saya itu bandar besar. Itu ada di Jabar, Jateng dan Jatim. Dan sentra sentra itu semua ada bandar. Ada 9 bandar itu punya kaki tangan lagi. Kalau saya bandar di Jatim pasti ada kaki tangan di Kediri, Blitar, pasti ada turunannya," kata Spudnik di gedung Kementerian Pertanian, Senin (6/3).

Lanjutnya ada kesepakatan atau permufakatan antara pengepul atau bandar kepada pedagang di pasaran untuk membuat harga cabai di pasaran tetap tinggi.

"Saya melihat ada indikasi yang sedikit aneh. Pertama kok secara bersama ada enam perusahaan beli order kepada pengepul besar seharga Rp 180.000/kg. Itu kan jadi menarik, tidak salah pedagang itu tidak salah. Yang salah itu kalau ada mufakat bersama," ujarnya.

Spudnik menegaskan, ini bukan masalah penimbunan melainkan kesepakatan untuk menjaga harga cabai tetap tinggi. Hal ini dilakukan untuk meraup untung yang besar bagi para bandar.

"Ini bukan nimbun, tapi sepakat untuk menjaga harga di tinggi tadi. Sehingga hari ini pun susah kemudian kerena cuaca dan iklim sebagainya (harga cabai) menjadi Rp 30 ribu. Untungnya 40 persen (Pengepul) sedangkan.Saya malu sama ibu ibu masa cabe rawit lebih mahal dari daging," pungkasnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP