KemenPUPR ingatkan BUMN tak kuasai proyek infrastruktur
Merdeka.com - Staf Khusus Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR), Firdaus Ali, mengatakan pemerintah Jokowi-JK tengah jor-joran melakukan pembangunan infrastruktur. Namun, proyek tersebut dituding dimonopoli oleh perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Pemerintah sedang gencar bangun infrastruktur tapi kok dimakan BUMN. Swasta menjerit, marah," kata Firdaus dalam sebuah acara konferensi pers di Gedung Dewan Pertimbangan Presiden, Senin (18/9).
Firdaus mengungkapkan, pihaknya telah mengingatkan BUMN agar tidak menguasai semua proyek infrastruktur. Pemerintah, menurutnya, perlu juga memberikan proyek pada pengusaha konstruksi kecil dan menengah agar mereka berkembang. "Saya bilang kepada BUMN memang benar bisa dikerjakan?," ujarnya.
Selain itu, Firdaus juga mengatakan pihaknya akan memberdayakan pelaku usaha kecil menengah untuk mengisi tempat istirahat (rest area) di jalan tol.
"Rest area tol itu jangan lagi dikuasai pemilik modal, berikan kepada UMKM. Sudah kita putuskan 7 rest area UMKM yang jadi pelakunya," pungkasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya