Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemenperin Andalkan 7 Sektor Industri ini Selamatkan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II

Kemenperin Andalkan 7 Sektor Industri ini Selamatkan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Politisi Calon Menteri Presiden Jokowi. ©2019 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah memproyeksikan tujuh sektor industri untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal II 2020. Sebab, diprediksi perekonomian domestik akan terpuruk di kuartal II akibat pandemi Covid-19.

"Tujuh industri yang tengah kita proyeksikan ialah industri makanan dan minuman, industri tekstil dan busana, industri otomotif, industri kimia, dan industri elektonik. Serta dua tambahan, industri kesehatan, dan industri obat-obatan," kata Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, melalui video conference via Facebook, Kamis (18/6).

Maka, lanjut Menperin, pihaknya tengah gencar membangun kerja sama dengan pelaku industri terkait untuk menyusun insentif, utamanya bagi industri manufaktur. Selain itu, pihaknya juga telah meningkatkan kolaborasi insentif dengan berbagai stakeholder, termasuk pemerintah daerah.

Targetkan 7 Industri Andalan Indonesia Rajai Dunia

industri andalan indonesia rajai duniaRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sedangkan, aspirasi sektor industri makanan dan minuman, pemerintah menargetkan sektor ini dapat merajai wilayah Asia Tenggara. Untuk industri tekstil dan busana, pemerintah memfokuskan pada produsen functional clothing terkemuka.

Selanjutnya, industri otomotif, pemerintah berkeinginan menjadikan sektor ini pemain terkemuka dalam ekspor. Pada industri kimia, pemerintah menargetkan sektor ini menjadi pemain terkemuka di industri biokimia.

Bagi industri elektronik, Menperin menyebut pihaknya akan berfokus pada peningkatan kemampuan pelaku di pasar domestik. Pun, kedua industri tambahan, yakni industri kesehatan dan industri obat-obatan akan terus ditingkatkan produksinya agar bisa memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri maupun domestik.

"Ini juga bagian dari target making 4.0, menuju 10 ekonomi terbesar di tahun 2030," terangnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP