Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemenko Perekonomian: Kunjungan Pengurus Partai Politik Bukan Rapat

Kemenko Perekonomian: Kunjungan Pengurus Partai Politik Bukan Rapat Menko Airlangga Hartarto. ©2019 Humas Kemenko Perekonomian

Merdeka.com - Sekretaris Kementerian Koordinator Perekonomian, Susiwijono, mengklarifikasi bahwa kunjungan sejumlah pengurus partai politik ke kantor Menko Airlangga Hartarto bukan untuk rapat. Kemarin sore, sejumlah pengurus Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Golkar datang ke Kantor Kemenko Perekonomian.

"Hanya silaturahmi dan menyampaikan undangan kepada Pak Airlangga, bukan rapat resmi partai. Tentu kita tak bisa melarang tamu datang, apalagi itu dilakukan di luar jam kerja, usai Pak Menko memimpin sejumlah rapat internal dengan jajaran Kemenko Perekonomian," tegasnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (30/10).

Sebagai menteri yang juga menjabat Ketua Umum Partai Politik, memang Menko Airlangga Hartarto telah membuat garis pemisah yang tegas. Dia telah menegaskan bahwa tak boleh kepentingan nasional dan bangsa dinomorduakan, termasuk oleh kepentingan politik maupun golongan. "National Interest yang utama," ujar Susiwijono menirukan ucapan Menko Airlangga.

Agenda selanjutnya, sudah ada beberapa Rapat Koordinasi tingkat Menteri yang segera dilaksanakan, yang terdekat adalah Rabu (30/10) ini, membahas persiapan partisipasi Indonesia sebagai Official Partner Country pada Hannover Messe 2020 mendatang. Setelahnya, agenda Rakor yang menanti antara lain kilang TPPI Tuban, isu pangan, dan cipta lapangan kerja, yang akan digelar usai Menko Airlangga menghadiri ASEAN Summit di Bangkok pekan ini.

Berita ini mengklarifikasi berita sebelumnya yang berjudul, Airlangga Gelar Rapat Golkar di Kantor Kemenko Perekonomian.

Awali Masa Tugas, Menko Perekonomian Perkuat Kolaborasi Internal

tugas menko perekonomian perkuat kolaborasi internalRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Mengawali pekan pertamanya bertugas sebagai Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto memilih untuk mendengar dan mendalami berbagai isu dan tantangan yang dihadapi, terutama membahas Evaluasi Program Prioritas 2019 dan usulan Program dan Kegiatan di bidang ekonomi 2020. Sejak dilantik, dia pun langsung mengumpulkan semua jajaran Pejabat Tinggi di Kemenko Perekonomian.

Sekretaris Kementerian Koordinator Perekonomian, Susiwijono, menjelaskan, langkah ini diambil oleh Menko Airlangga guna mengidentifikasi kondisi perekonomian, mendengar permasalahan yang timbul, serta menyiapkan langkah antisipasi dan mencari alternatif kebijakan yang dapat segera diambil pemerintah.

"Sejak dilantik dan melaksanakan sertijab, Pak Menko langsung membahas secara detail satu-persatu masalah sektoral yang ada di tiap kedeputian, mulai dari sektor ekonomi makro, pangan, energi, ketenagakerjaan, infrastruktur, hingga kerja sama ekonomi internasional," ujar Susiwijono.

Bahkan secara khusus Menko Airlangga juga telah menggelar Rapat Pimpinan di internal terkait penyusunan Omnibus Law, yang memang menjadi perhatian Presiden Joko Widodo, serta isu-isu strategis lain seperti masalah ekonomi makro, pangan, green refinery, investasi, Proyek Strategis Nasional, dan Kawasan Ekonomi Khusus.

"Pekan pertama menjabat, Rapat Omnibus Law serta isu strategis lain langsung diselenggarakan. Ini tentu menunjukkan komitmen dan semangat Pak Menko dan jajarannya dalam menjalankan tugasnya," imbuh Susiwijono.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP