Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemenkeu percepat bayar tambahan tagihan subsidi BBM ke Pertamina

Kemenkeu percepat bayar tambahan tagihan subsidi BBM ke Pertamina Pertamina. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Kementerian Keuangan berencana mempercepat pembayaran tagihan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada PT Pertamina. Pembayaran ini dilakukan untuk membantu keuangan perusahaan pelat merah tersebut dalam menjalankan tugas menyediakan BBM bersubsidi bagi masyarakat.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani mengatakan, pemerintah juga akan membayarkan kekurangan subsidi BBM kepada Pertamina periode Januari hingga Juni 2018. Di mana sebelumnya subsidi BBM sebesar Rp 500 ditambah menjadi Rp 2.000 per liter.

"Kalau subsidi itu dibayarnya sekarang. Cuma kan gini, sejak Januari itu kan gap-nya sudah mulai jauh, jadi baru dibayar sebatas ini (sebelum penambahan subsidi) tapi ada gap segini (setelah penambahan subsidi)," ujar Askolani di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (26/7).

Aturan mengenai penambahan subsidi terbaru rencananya akan diumumkan paling lambat September mendatang. "Nanti kita akan review setelah ada penetapan mengenai besaran subsidi yang berubah tahun ini. Mungkin bulan Juli atau Agustus atau September nanti," jelas Askolani.

Dengan adanya aturan penambahan subsidi, maka pertamina harus mengajukan kekurangan pembayaran kepada pemerintah. Kekurangan pembayaran subsidi mulai Januari hingga Juni 2018, direncanakan dapat dibayar sebelum akhir tahun.

"Ya tahun ini. Juli sampai Desember juga tahun ini. Nanti sesuai tagihannya Pertamina dan kita verifikasi. Jadi kan harga ini gapnya sudah agak jauh," tandasnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP