Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemenkeu: Penyaluran Bantuan Sosial Naik 82 Persen Akibat Pandemi Virus Corona

Kemenkeu: Penyaluran Bantuan Sosial Naik 82 Persen Akibat Pandemi Virus Corona Bansos KPM 600 ribu. ©2020 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Kementerian Keuangan mencatat sampai 31 Desember 2020, realisasi bantuan sosial mencapai Rp 205,06 triliun atau 120,14 persen dari pagu anggaran yang ditetapkan dalam Perpres Nomor 72 Tahun 2020.

Dibandingkan tahun 2019, realisasi bantuan sosial tersebut naik 82,3 persen (yoy). Hal ini disebabkan pelebaran penyaluran bantuan sosial dalam rangka menanggulangi dampak pandemi Covid-19.

"Peningkatan realisasi bantuan sosial tersebut terlihat pada tumbuhnya serapan kementerian atau lembaga yang menyalurkan bantuan sosial," dikutip dari Buku APBN KiTa, Kementerian Keuangan, Jakarta, Sabtu, (16/1).

Dia merincikan, serapan dana bantuan sosial di Kementerian Sosial naik 138,46 persen dan Kementerian Kesehatan naik 35,91 persen. Lalu di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan naik 67,69 persen. Sementara di Kementerian Agama naik 5,91 persen.

"Tumbuhnya serapan bansos dipengaruhi pelaksanaan program yang mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional," tulis Kemenkeu.

Adapun beberapa program tersebut antara lain penyaluran bantuan PKH, bantuan program Kartu Sembako, penyaluran bantuan sosial sembako Jabodetabek. Lalu penyaluran bantuan sosial tunai di wilayah non-Jabodetabek, penyaluran bansos beras dan bantuan sosial tunai penerima Program Kartu Sembako non penerima PKH.

Selain itu, ada juga program bansos regular seperti pembayaran premi iuran JKN, penyaluran bantuan KIP Kuliah, penyaluran bantuan PIP bagi siswa kurang mampu.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP