Kemenhub tegaskan sistem ganjil-genap hanya untuk Asian Games
Merdeka.com - Pemberlakuan perluasan sistem ganjil genap sudah dilakukan sejak 1 Agustus. Tanggapan dari berbagai pihak bermunculan, termasuk dari netizen. Netizen yang 'gerah' dengan sistem tersebut kemudian menyampaikan keluhannya lewat berbagai meme kocak.
Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan deretan meme tersebut tidak perlu terlalu ditanggapi. Hal yang paling penting, menurut dia adalah kesiapan Indonesia dalam menghadapi perhelatan Asian Games yang sudah makin dekat.
"Karena memang hanya untuk Asian Games. Untuk kepentingan nasional," ungkapnya ketika dihubungi merdeka.com, Sabtu (4/8).
Salah satu persiapan menghadapi Asian Games adalah memastikan kelancaran arus kendaraan di jalan raya. Karena itulah kebijakan perluasan sistem ganjil-genap ini diberlakukan.
"Karena kita memang mengejar waktu. Kita harus memenuhi tuntutan dari panitia. Waktu tempuh atlet ke tempat perhelatan Asian Games harus 30 menit," kata dia.
Dia mengakui bahwa sebagian masyarakat tentu merasa terganggu. Tapi kebijakan harus dijalankan demi terselenggaranya Asian Games yang baik dan lancar.
"Masyarakat yang agak terganggu. Kita mohon sabar, ini cuma sebentar saja. Hanya untuk Asian Games," tandas Budi.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya