Kemenhub siagakan kapal patroli laut selama mudik Lebaran
Merdeka.com - Kementerian Perhubungan mengoperasikan kapal-kapal patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) di sejumlah lokasi perairan. Hal tersebut untuk memberikan dukungan keselamatan pelayaran khususnya dalam hal bantuan dan pertolongan yang cepat, tepat dan terpadu jika terjadi gangguan, keadaan darurat, maupun musibah pelayaran di laut yang dialami oleh kapal-kapal Angkutan Laut Lebaran 2017.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan A. Tonny Budiono menyebutkan penempatan kapal patroli KPLP di sejumlah lokasi tersebut menunjukkan komitmen Kementerian Perhubungan dalam penegakkan keselamatan pelayaran pada musim Angkutan Laut Lebaran 2017.
"Hal tersebut merupakan tindak lanjut arahan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi yang menginstruksikan agar masing-masing sub sektor di lingkungan Kementerian Perhubungan untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan transportasi agar perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung dengan selamat, aman dan nyaman," ujar Tonny di Jakarta, Kamis (22/6).
Untuk menindaklanjuti arahan menhub, Tonny memerintahkan jajarannya di Direktorat KPLP untuk menempatkan Kapal Negara KPLP pada perairan-perairan tertentu dengan menerbitkan surat telegram nomor 66/VI/DN-17 tanggal 19 Juni 2017 perihal Kesiapan Pemberian Bantuan dan Pertolongan Terhadap Kapal Angkutan Laut Lebaran 2017.
“Kami telah menempatkan kapal-kapal patroli di sejumlah lokasi yang akan selalu melakukan patroli rutin dan bersiaga penuh dalam mendukung angkutan laut Lebaran 2017," jelasnya.
Tonny juga menginstruksikan kepada para nakhoda, Stasiun Radio Pantai (SROP)/VTS agar segera menyampaikan pertolongan kepada komandan patroli Kapal Negara KPLP yang berada di lokasi perairan terdekat apabila kapal-kapal yang melayani angkutan laut lebaran tahun 2017 mengalami gangguan, keadaan darurat, ataupun musibah pelayaran di laut.
Penempatan kapal patroli terbagi atas 16 area perairan yang dipantau berikut dengan penugasan kapal patroli KPLP dan pelabuhan pangkalnya yang dapat dilihat dalam surat telegram dimaksud. Pembagian ini dilakukan untuk mempermudah pelaksanaan dan pengawasan patroli yang dilakukan oleh KPLP sehingga bila terjadi kecelakaan laut akan dapat segera ditindaklanjuti oleh Kapal Patroli KPLP.
Sebagai informasi, monitoring Angkutan Laut Lebaran tahun 2017 di 52 pelabuhan pantau telah dimulai pada H-15 dengan total armada kapal yang siap melayani angkutan laut Lebaran hingga hari ini sebanyak 1.259 kapal. Adapun menurut data Posko Angkutan Laut Lebaran pertanggal 22 Juni pukul 07.59 WIB, jumlah penumpang naik mulai H-15 hingga H-3 sebanyak 550.142 orang dan penumpang turun sebanyak 524.989 orang.
"Sementara itu, pelabuhan terpadat hingga H-3 adalah Pelabuhan Batam dengan jumlah penumpang naik sebanyak 63.643 orang dan penumpang turun sebanyak 50.402 orang di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya," pungkasnya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya