Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemenhub: PO Bus Purnama Sari yang Kecelakaan di Subang tak Punya Izin Operasi

Kemenhub: PO Bus Purnama Sari yang Kecelakaan di Subang tak Punya Izin Operasi Badan bus Pariwisata Purnama Sari di Subang. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Budi Setiyadi membeberkan penyebab terjadinya kecelakaan bus pariwisata PO Purnama Sari yang menewaskan 8 orang penumpang di Subang, Jawa Barat. Salah satunya yakni ditemukan alat pengereman yang tidak sesuai dengan prosedur.

"Dari pihak Purnama Sari dan operatornya itu melakukan berbagai pergantian alat di dalam kendaraan itu yang kemudian menjadi fungsi dari alat itu seharusnya. Dengan diganti alatnya tidak maksimal terutama di pengereman," kata Budi ditemui di Subang, Jawa Barat, Senin (20/1).

Selain itu, berdasarkan data yang diperoleh pihaknya izin operasi PO Purnama Sari sendiri ternyata ilegal. "Artinya PO ini abal-abal ilegal tapi sudah menjalankan operasi. Di sini kelihatan banyak seperti ini saya katakan banyaklah," katanya.

Terkait izin sendiri pihaknya akan melakukan penyisiran di beberapa PO. Apabila terbukti tidak memiliki izin maka akan dilakukan pemeriksaan langsung terhadap perusahaan-perusahaan bersangkutan.

Kecelakaan Maut Bus Pariwisata Purnama Sari

bus pariwisata purnama sari rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Seperti diberitakan, kecelakaan maut menimpa Bus Pariwisata Purnama Sari dengan nomor polisi E 7508 W menewaskan delapan orang. Bus tersebut mengalami kecelakaan di Jalan Raya Bandung-Subang, di wilayah Babakan Nagrog, Ciater, Subang.

"Sampai dengan saat ini jumlah korban tewas, saat ini ya, jumlahnya 8 orang," kata Wakapolres Subang Kompol Ahmad Faisal Pasaribu, Sabtu (18/1) malam.

Peristiwa terjadi saat bus melaju di jalur Lembang mengarah ke Subang sekira pukul 17.00 WIB.

"Semua korban sudah dievakuasi ke Puskesmas Jalan Cagak dan Beberapa Rumah Sakit di Subang. Rata-rata korban mengalami luka di tangan dan kaki akibat membentur dinding bus," kata Faisal.

Dikatakan dia, bus membawa rombongan jemaah pengajian yang akan kembali ke Depok, usai berwisata dari Tangkuban Parahu.

"Namun dalam perjalanan bus yang ditumpangi oleng dan terbalik," jelas Faisal.

Diketahui bus tersebut total membawa 57 penumpang, dan empat di antaranya anak-anak.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP