Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemenhub Minta Proyek LRT dan Kereta Cepat di Tol Cikampek Dihentikan Sementara

Kemenhub Minta Proyek LRT dan Kereta Cepat di Tol Cikampek Dihentikan Sementara dampak kemacetan di tol cikampek. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengakui kemacetan di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) masih menjadi pekerjaan rumah. Apalagi, ditambah ada beberapa proyek strategis nasional di lintas tol Japek yang sedang dalam tahap pembangunan secara bersamaan.

Beberapa proyek yang berdampak pada meningkatnya kemacetan lalu-lintas di jalan tol tersebut yakni pembangunan tol layang (elevated), Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung, dan LRT Jabodebek.

"Saya minta stakeholder yang melakukan kegiatan konstruksi di situ supaya menghitung sekali bahwa kegiatan konstruksinya tidak mengakibatkan kemacetan yang signifikan," kata Menhub Budi saat ditemui di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (20/11).

Menhub meminta, kepada pihak PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) untuk tidak berkegiatan di sekitar Tol Japek terlebih dulu. Dia menyarankan untuk melakukan pengerjaan di tempat lainnya. Kemudian untuk proyek LRT juga diminta untuk ditunda pengerjaannya beberapa bulan ke depan.

"Kita putuskan LRT dan KCIC tidak berkonstruksi di daerah kilometer 11-17 tidak ada kegiatan di sana," katanya.

Selain itu, pihaknya juga akan meminta kepada Waskita Karya untuk mengevalulasi pengerjaan proyek di kilometer 24. Ini dilakukan agar proyek-proyek tersebut tidak mengganggu arus lalu lintas. "Jadi saya minta BPTJ untuk evaluasi undang rapat apa yang dilakukan, boleh konstruksi tapi jagan mengganggu lalin (lalu lintas)," katanya.

Di samping itu, Menhub Budi juga meminta kepada PT Jasa Marga untuk meninjau proyek pembangunan tol layang atau elevated. "Kepada Jasa Marga yang sekarang ini waktunya ketat sekali, sekarang 57 persen kita ingin nanti lebaran selesai. Itu pun saya minta besok rapat degan saya. Saya ingin tau detail apa yang dilakukan, apakah itu adalah prioritas yang harus dikerjakan sekarang atau waktunya lain atau ada suatu rekayasa konstruksi yang lebih soft terhadap lalin (lalu lintas) ini," pungkasnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP