Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemenhub: Jangan mengharap tidak macet saat mudik

Kemenhub: Jangan mengharap tidak macet saat mudik macet mudik 2016. ©Twitter

Merdeka.com - Kementerian Perhubungan menyatakan kemacetan saat arus mudik dan balik merupakan sebuah keniscayaan. Sebab, kemampuan pembangunan sarana dan prasarana pemerintah terbatas sehingga tidak bisa mengakomodasi saat volume kendaraan terlalu tinggi.

"Jangan mengharap untuk tidak macet. Itu sangat sulit karena sarana dan prasarana kami tidak didesign untuk menghadapi arus puncak. Karena (butuh) dananya sangat besar dan kalau sudah tidak Lebaran nanti bisa mubazir. Jadi yang bisa kami lakukan adalah langkah-langkah optimasi," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Sugihardjo, di posko mudik lantai 7 Gedung Kemenhub, Jakarta, Selasa (27/6).

Dia mengatakan bahwa arus mudik masih terjadi sampai hari ini. Sugihardjo mengungkapkan, arus mudik yang terjadi tersebut bersamaan dengan arus menuju ke daerah-daerah wisata.

"Kita pantau sekarang mulai Lebaran sampai hari ini itu adalah pergerakan ke daerah-daerah wisata yang padat seperti ke Puncak dan Sukabumi. Kalau Jawa ke arah Malang dan Magelang," ujarnya.

Meski masih padat, Sugihardjo menyatakan bahwa pemudik pasca Lebaran dan yang menuju lokasi wisata relatif lebih santai karena tidak mengejar waktu solat Id di kampung halaman. "Umumnya pemudik ke daerah wisata karena tidak mengejar solat id sudah lebih toleransi," ungkapnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP