Kemenhub: Aspek keselamatan KA di Sumbar memprihatinkan
Merdeka.com - Direktur Jenderal Perkeretaapian, Prasetyo Boeditjahjono mengatakan aspek keselamatan di beberapa daerah masih memprihatinkan. Hal ini terkait masih banyaknya titik-titik rawan kecelakaan dan perlintasan kereta api sebidang, salah satunya di Sumatera Barat.
Menurutnya, pelaksanaan Angkutan Lebaran di Provinsi Sumatera Barat lebih kepada angkutan perkotaan. Namun, aspek keselamatan untuk pengoperasian kereta api di wilayah tersebut cukup memprihatinkan.
Mengingat sepanjang jalur KA terdapat sejumlah akses langsung ke perumahan maupun fasilitas umum lainnya seperti sekolah dan kantor berupa perlintasan sebidang yang sangat banyak jumlahnya.
"Bahkan ketika kereta api beroperasi, klakson tak henti-hentinya dibunyikan untuk memperingatkan orang atau pengendara mobil dan sepeda motor yang akan melintas," kata Prasetyo di Jakarta, Sabtu (9/7).
Dengan demikian, Kementerian Perhubungan bersama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan berkoordinasi untuk penanganan perlintasan sebidang sepanjang jalur KA tersebut, serta pembangunan jalur KA menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
"Selain itu, kondisi Stasiun Pulo Aer juga masih memprihatinkan. Pemerintah Kota Padang mengharapkan agar stasiun tersebut diaktifkan kembali mengingat adanya potensi demand yang cukup tinggi dari masyarakat," pungkasnya. (mdk/sau)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya