Kemendag klaim harga daging sapi tak naik jelang Idul Adha
Merdeka.com - Kementerian Perdagangan mengklaim tidak terjadi kenaikan harga daging sapi menjelang hari raya Idul Adha. Pemerintah mengaku telah mendistribusikan sapi lokal siap potong ke kawasan Ibu Kota Jakarta.
Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Srie Agustina mengatakan, walaupun permintaan daging sapi meningkat, harganya dipastikan tetap stabil.
"Kalau Idul Fitri itu memang kebutuhan konsumsinya sangat tinggi. Kalau ini (Idul Adha) tinggi, tapi kan masyarakat melakukan kurban kemudian membagikannya gratis. Jadi artinya ini sosial dan kemudian itu harga relatif turun," katanya di kantornya, Jakarta, Jumat (18/9).
Sri menyebutkan, harga daging sapi rata-rata nasional turun dari Rp 110.000 per kilogram (kg) menjadi Rp 108.000 per kg. Pasokan sapi selama Idul Adha di wilayah Jabodetabek mencapai 270.000 ekor sapi lokal.
Sedangkan stok kambing untuk wilayah Jabodetabek terdapat sekitar 800.000 ekor. Sri menuturkan, akan ada 500.000 ekor kambing yang akan dipotong.
"Yang dijadikan kurban 170.000 ekor, jadi akan ada stok sekitar 100.000 ekor. Itu datangnya dari Nusa Tenggara, Jawa Tengah, kemudian Jawa Timur untuk masuk ke Jabodetabek," tutupnya.
Untuk diketahui, kebutuhan daging sapi wilayah Jabodetabek mencapai sebesar 70 persen dari kebutuhan nasional. Memenuhi kebutuhan Idul Adha, pemerintah memilih untuk memasok sapi lokal, karena sapi lokal dinilai lebih layak karena tak mengalami cacat dan lain sebagainya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya