Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemendag: Kita Masih Susun SOP Peduli Lindungi untuk Pasar Tradisional

Kemendag: Kita Masih Susun SOP Peduli Lindungi untuk Pasar Tradisional Pasar tradisional. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo) mengusulkan agar aplikasi Peduli Lindungi diuji coba pada enam pasar tradisional. Uji coba perlu dilakukan sebelum diimplementasikan di semua pasar.

Keenam pasar tersebut yaitu Pasar Mayestik (Jakarta), Pasar Blok M (Jakarta), Pasar Baltos (Kota Bandung), Pasar Modern BSD (Kota Tangerang Selatan), Pasar Modern 8 Alam Sutera (Kota Tangerang), dan Pasar Wonodri (Kota Semarang). Keenam pasar tersebut telah mendapat QR Code dari Kementerian Kesehatan.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Oke Nurwan mengatakan saat ini penerapan protokol kesehatan menggunakan Peduli Lindungi di Pasar Tradisional masih dalam penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP)-nya di Kemendag.

"Prinsipnya sedang disusun SOP-nya dan pemberlakuan belum menyeluruh pasar Rakyat, sehingga akan di tahap uji cobakan,” kata Oke kepada Liputan6.com, Senin (27/9/).

Menurutnya, dalam penerapan Peduli Lindungi perlu mempertimbangkan karakteristik dan segala keterbatasan dari pasar rakyat/tradisional itu sendiri. Dengan begitu, pemerintah bisa mengatur keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi.

"Hal ini perlu menjadi pertimbangan dikaitkan dengan karakteristik pasar rakyat dengan segala keterbatasannya, sementara pemerintah harus mengatur keseimbangan antara prioritas kesehatan dan keseimbangan ekonomi,” ujarnya.

Beri Rasa Aman

sebelumnya, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi memastikan pasar rakyat harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung dari penularan Covid-19 sehingga dapat menggerakkan ekonomi.

Untuk itu, Kementerian Perdagangan akan melakukan uji coba penerapan protokol kesehatan melalui aplikasi Peduli Lindungi di pasar rakyat. Hal ini yang disampaikan Mendag Lutfi saat meninjau Pasar Badung, Denpasar, Bali, Sabtu (25/9).

Mendag berpendapat kesuksesan implementasi aplikasi PeduliLindungi di pasar rakyat sangat tergantung pada kesadaran dan peran aktif masyarakat terhadap pengendalian Covid-19 serta kesiapan SDM pengelola pasar rakyat, khususnya dalam sosialisasi, pemeriksaan, dan pemantauan penerapan aplikasi PeduliLindungi.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP