Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemendag incar pasar ekspor baru tekan defisit transaksi berjalan

Kemendag incar pasar ekspor baru tekan defisit transaksi berjalan Arlinda. ©2017 Merdeka.com/Desi Aditia Ningrum

Merdeka.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) berupaya menekan defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) RI. Selain melalui pameran dagang, Kemendag juga melakukan beberapa misi dagang dengan negara lain.

"Misi dagang Indonesia 2018 dalam waktu dekat ini ada 5 negara yaitu dengan Swiss pada tanggal 2-3 Oktober, Spanyol di 4-6 Oktober, Shanghai China 5-10 November, Jeddah Saudi Arabia 28 November-2 Desember, dan terakhir Mesir di 3-4 Desember 2018," tutur Direktur Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag, Arlinda, di Jakarta, Rabu (19/9/2018).

Kata Arlinda, pada misi dagang kali ini, Indonesia berusaha membidik pasar-pasar non konvensional. Selama ini pasar utama RI dalam misi dagang ialah China, Jepang, Amerika Serikat (AS), India dan juga Singapura.

"Sesuai arahan dari Bapak Presiden Joko Widodo dan Bapak Mendag, Indonesia coba memasuki pasar di luar pasar utama. Sehingga fokus utama kita kali ini pada pasar non konvensional," ujarnya.

Menurut Arlinda, selain pasar Asia, Indonesia juga mempertimbangkan prospek peningkatan transaksi ekspor pada cakupan pasar uni eropa (EU).

"Untuk pasar konvensional di Asia Selatan ini ada India, Sri Lanka, dan juga Bangladesh. Kemarin saat kita melakukan misi dagang dengan Bangladesh ini transaksi dagang bisa mencapai USD 290 juta," kata dia.

"Selain itu, juga ada Spanyol dan Swiss. Kenapa Spanyol? Karena Spanyol ini member dari EU. Meski ekspor kita tidak banyak ke Spanyol, tapi mereka punya pengaruh menggaungkan produk Indonesia di wilayah Eropa, makanya kita misi dagang kesitu," tambahnya.

Sementara itu, untuk misi dagang Jeddah Saudi Arabia, Kemendag akan menggenjot kegiatan ekspor RI melalui pangsa pasar Haji. "Untuk Jeddah, kita ingin gapai market orang-orang kita yang naik haji. Jadi harus lebih fokus memperkenalkan produk kita," pungkasnya.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP