Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemendag belum setuju RNI impor sapi

Kemendag belum setuju RNI impor sapi daging sapi. merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Kementerian Perdagangan belum menyetujui PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) lakukan impor sapi. Padahal, BUMN dengan usaha 'gado-gado' itu telah mengajukan izin impor sapi sebanyak dua kali dalam beberapa bulan terakhir ini.

"Sampai sekarang surat belum keluar. Itulah ironi BUMN," kata Direktur Utama RNI Ismed Hasan Putro dikantornya, Jakarta, Senin (23/12).

Ismed memaparkan, RNI mengajukan izin impor sebanyak 3 ribu ton sapi betina, 1.500 ton sapi bakalan, dan 1.500 sapi siap potong per bulan. pengajuan impor ini dilakukan untuk mendukung program ketahanan pangan Indonesia.

Terlepas dari itu, Ismed menuturkan, perseroan juga menunggu sinyal positif pemerintah terkait rencana akuisisi perusahaan peternakan sapi seluas 25 ribu hektar di Australia.

"Akuisisi kita tunggu arah angin penyelesaian kasus penyadapan. Interaksi masih tetap berlanjut. Saya tunggu arah angin negosiasi percuma akuisisi disitu tapi sapi nggak bisa masuk," katanya. (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP