Kembali Jadi Menteri, Ini Prestasi Budi Karya di Kementerian Perhubungan
Merdeka.com - Budi Karya Sumadi mendatangi Istana Negara atas undangan Presiden Jokowi. Budi Karya yang mengenakan kemeja putih tiba sekitar pukul 15.00 WIB.
Sekitar tiga jam di dalam Istana, Budi Karya keluar dan menyampaikan bahwa dirinya masih dipercaya menjabat Menteri Perhubungan dalam Kabinet Jokowi Jilid II.
Di periode pertama Jokowi, Kementerian Perhubungan yang dipimpin oleh Budi Karya Sumadi dari tahun 2016 sampai 2019 telah melakukan beberapa capaian selama masa jabatannya. Berikut capaian Kementerian Perhubungan dikutip dari laman resmi kementerian.
Pencapaian yang dilakukan dalam sektor Perhubungan Darat yaitu pembangunan BRT dan rehabilitasi terminal. Kemenhub juga melakukan pengembangan transportasi perkotaan.
Selain itu, pengembangan angkutan massal di wilayah perkotaan mampu memindahkan sebagian pengguna kendaraan pribadi untuk berpindah ke angkutan umum. Di Jabodetabek, proporsi perjalanan dengan angkutan umum terus meningkat seiring perbaikan layanan angkutan umum yang ada. Saat ini sudah ada MRT dan KRL yang mampu menarik minat masyarakat menggunakan transportasi massal.
Capaian sektor Perhubungan Laut yaitu Pembangunan Pelabuhan Non Komersial sebanyak 118 lokasi, pengembangan pelabuhan, dan tol laut. Pembangunan tol laut dinilai dapat menekan harga dan memastikan pasokan bahan pokok dapat diterima oleh masyarakat Indonesia Bagian Timur.
Untuk meningkatkan bidang logistik, Kementerian Perhubungan juga akan menjadikan Pelabuhan Tanjung Priok sebagai pelabuhan hub internasional. Hal tersebut dilihat dari arus bongkar muat petikemas di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok yang diharapkan bertambah menjadi 8 hingga 12 juta TEUs di tahun 2019. Sehingga ke depan perdagangan ke luar negeri dari Indonesia dapat ditangani oleh Pelabuhan Tanjung Priok.
Pada sektor Perhubungan Udara capaiannya antara lain Pembangunan Bandara Baru di 15 lokasi untuk peningkatan konektivitas antar wilayah dan Jembatan Udara untuk meningkatkan konektivitas logistik dengan menyediakan 39 rute yang dilayani sampai ke daerah-daerah pedalaman yang terpencil untuk pemerataan serta kesenjangan ekonomi dan pembangunan antar wilayah di Indonesia bagian Timur.
Sedangkan capaian pada Sektor Perkeretaapian yaitu Pembangunan proyek Double-Double Track (DDT), Reaktiviasi jalur KA, Pemantauan proyek LRT, Pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung dan Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya.
Pencapaian ini semua terutama dalam sektor infrastruktur untuk membangun program Indonesia Sentris untuk membuka keterisolasian dengan membuka asebilitas dan meningkatkan perekonomian suatu daerah.
Budi Karya Sumadi Kembali Jadi Menteri
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comBudi Karya Sumadi mendatangi Istana Negara atas undangan Presiden Jokowi. Budi Karya yang mengenakan kemeja putih tiba sekitar pukul 15.00 WIB.
Sekitar tiga jam di dalam Istana, Budi Karya keluar dan menyampaikan bahwa dirinya masih dipercaya menjabat Menteri Perhubungan dalam Kabinet Jokowi Jilid II.
"Jadi saya ditugaskan untuk melanjutkan tugas saya sebagai Menteri Perhubungan," ujar Budi saat memberikan keterangan pers usai keluar dari Istana, Selasa (22/10).
Budi mengungkapkan alasan masih bersedia memangku jabatan Menteri Perhubungan. Menurut dia, demi mendukung visi misi Presiden Jokowi untuk menjadikan Indonesia lebih baik.
"Tugas kita untuk menjadikan Indonesia lebih baik. Sangat challenging. Kalau kita lihat Indonesia begitu banyak potensinya, Raja Ampat, Labuan Bajo, Toba, saya pikir sebagai anak bangsa wajib mendukung apa yang menjadi visi misi Presiden," jelas dia.
Reporter Magang: Winda Ayu Lestari
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya