Kemajuan industri kreatif Indonesia terkendala permodalan
Merdeka.com - Ketua Umum Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII), Lea Aviliani Aziz, mengatakan saat ini desainer Indonesia mengalami kendala modal untuk berkembang dalam industri kreatif. Maka dari itu, dirinya berharap dukungan dari pemerintah untuk kemajuan sektor ini.
"Di Cina, orang diberi waktu lima tahun pinjaman tanpa bunga dan free tax. Kita karena tidak punya modal, jadi setop di situ," ungkapnya dalam Pameran INDEX Mozaik Indonesia 2017, di JCC, Jakarta Pusat, Kamis (5/10).
Dia mengaku kehadiran Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) sebagai wadah untuk mendulang ide-ide baru pengembangan industri kreatif cukup dirasakan. Namun, aspek permodalan juga harus digalakkan lagi.
"Bekraf itu kan tidak memberikan pinjaman modal dia hanya menyediakan sarana pelatihan, bagaimana menghasilkan produk yang bagus," kata dia.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya