Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kelemahan infrastruktur Indonesia justru pikat investor dunia

Kelemahan infrastruktur Indonesia justru pikat investor dunia Jalan layang Non Tol Casablanca-Tanah Abang. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Upaya pemerintah Joko Widodo dalam mendorong pembangunan infrastruktur diyakini akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pertumbuhan ekonomi diyakini melesat di atas 10 persen berkat pembangunan infrastruktur ini.

Pemilik Lippo Group Mochtar Riady meyakini pertumbuhan ekonomi di atas 10 persen akan terwujud dalam 10 tahun mendatang. "Kita tahu pemerintahan Jokowi giat bangun infrastruktur, dalam 10 tahun mendatang pertumbuhan ekonomi kita akan tidak kurang dari 10 persen," ujarnya di Jakarta, kemarin malam.

Meski diakuinya, jika dibandingkan dengan India, Indonesia mempunyai permasalahan infrastruktur lebih terbelakang. Mochtar menjelaskan, minimnya infrastruktur justru membuat Indonesia menjadi incaran para investor dunia untuk membangun.

"Indonesia kalau dilihat infrastrukturnya paling terbelakang, saat ini dunia sudah berkembang. Hanya di Indonesia kita alami kekurangan dalam infrastruktur," jelas dia.

"Oleh karena itu, Jepang dan China cari tempat untuk bisa gunakan dana dan tenaga mereka, mereka sekarang begitu ingin investasi di Indonesia," ungkapnya. (mdk/bim)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP