Kekayaan alam Indonesia mangkrak karena pemerintah tak kompak
Merdeka.com - Indonesia saat ini dinilai masih belum maksimal dalam memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) yang dipunya. Hal ini terjadi karena kurangnya rasa kebersamaan dan koordinasi antara kementerian di Indonesia. Bukan itu saja, sinergi kebijakan dan koordinasi program antar kementerian masih harus ditingkatkan lagi.
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswo Utomo mengatakan Indonesia adalah negara yang punya segalanya. Mulai dari laut, hutan, mineral, serta SDA yang lainnya.
"Kita semua punya, yang belum punya adalah rasa kebersamaan. Kita harus sama, kita harus satu," ucap Susilo dalam diskusi Kadin, di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (24/6).
Menurutnya Indonesia bisa menjadi negara kuat yang kuat, setingkat di bawah Amerika Serikat jika semua pemimpin mempunyai pandangan yang sama. "Buat negara itu nomor satu, institusi nomor dua dan diri sendiri nomor tiga," ucapnya.
Sependapat dengan Susilo, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Industri Sudirman M. Rusdi mengatakan kendala utama dalam proses pembangunan nasional memanfaatkan SDA, adalah kurangnya sinergi kebijakan dan koordinasi program antar kementerian. Selain itu, harmonisasi kebijakan dan regulasi pusat dengan daerah perlu segera dituntaskan.
"Integrasi pelayanan perizinan yang selama ini dikenal dengan pelayanan satu atap perlu dilakukan lebih dinamis lagi agar efektif," jelasnya.
Menurut Rusdi, Indonesia terdiri dari 33 provinsi dan sekitar 500 daerah otonom kabupaten/kota. Selama ini, kebijakan pengelolaan sumber daya seperti berjalan sendiri-sendiri dan bahkan saling bersaing dalam pola yang sama sekali tidak sinergis.
"Proses integrasi dan koordinasi harus dilakukan dengan cepat sehingga akselerasi kebijakan yang ditempuh mampu dilaksanakan dengan cepat," tandasnya. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya