Kecelakaan, Waskita Karya kaji sistem kerja proyek Tol Becakayu jadi 3 shift
Merdeka.com - Bekisting pier head dalam proyek pembangunan tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu) merosot sekira Pukul 04.14 WIB, Selasa (20/2). Sedikitnya ada tujuh pekerja tertimpa saat mengecor proyek tersebut.
Kepala Divisi III PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Dono Parwoto mengatakan, sistem kerja pegawai proyek pembangunan Tol Becakayu menggunakan sistem shiftting. Ada dua shift yang berlakukan pada pembangunan proyek tersebut. Di mana shift pertama dari mulai pagi sampai pukul 16.00, dan ke dua dari pukul 20.00 sampai pagi.
"Dari jam 4 sore, lalu istirahat, kalau dia lembur berati sampai jam 8. Jam 8 malam itu shift yang kedua sampai selesai, sampai pagi," katanya di Kantor proyek Becakayu Waskita Karya, Jakarta, Selasa (20/2
Dia mengatakan dengan adanya kejadian tersebut akan mengkaji mengenai sistem shift itu. "Kemarin ada 2 shift, cuma sekarang kita kaji apakah perlu 3 shift," ujarnya.
Menurutnya, proyek tersebut bisa selesai di tahun ini jika tidak ada masalah serius. Namun karena telah di moratorium kemungkinan proyek selesai akan lebih lama.
"Tahun ini Becakayu bisa selesai kalau ngga ada hal-hal yang terlalu signifikanlah. Tapi tadi kan ada moratorium , berapa lama itu kan tergantung investigasinya," katanya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya