Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kebutuhan listrik di Indonesia makin besar

Kebutuhan listrik di Indonesia makin besar Box Panel listrik. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Komite Ekonomi Nasional (KEN) memproyeksikan beberapa sektor bakal tumbuh di atas 5 persen di 2014. Sektor tersebut antara lain sektor infrastruktur dan properti, sektor perdagangan, hotel dan restoran, dan sektor finansial.

Sekretaris KEN Aviliani mengatakan, pertumbuhan lima sektor tersebut memiliki konsekuensi meningkatnya kebutuhan energi listrik.

"Kalau bicara listrik tidak ada habisnya. Kalau tadi ada yang bilang 7-9 persen harus dicermati kembali," ujarnya saat acara "Coffe Morning PLN" di Kantor PLN Pusat, Jakarta, Senin (28/10).

Dia menyebutkan, sektor properti bakal mengalami pertumbuhan signifikan didorong lahirnya regulasi baru yang mengizinkan orang asing memiliki properti di Indonesia. Sedangkan sektor infrastruktur juga akan tumbuh sejalan dengan perluasan pembangunan ekonomi di luar Jawa.

"Dari Studi McKinsey kan menyebutkan pembangunan di Sulawesi, Sumatera dan Kalimantan akan mencapai 7 persen. Sementara Jawa, mulai mengalami stagnasi di level 5 persen," jelas dia. Otomatis, kebutuhan akan energi listrik semakin besar seiring pertumbuhan sektor ini.

"Di KP3EI ada permintaan pembangunan smelter, ini karena seiring dengan kebijakan pemerintah di mana tambang tak boleh lagi di ekspor mentah, maka membutuhkan smelter dan listrik," ungkapnya.

Sedangkan sektor perdagangan, hotel dan restoran juga bakal mengalami tren kenaikan. Sehingga kebutuhan listrik untuk sektor tersebut harus dikalkulasi dengan tepat. "Pertambahan jumlah kelas menengah yang sebesar 50 juta jiwa menyebabkan perubahan gaya hidup. Ujungnya, tersebut makin menggeliat," ujar dia.

Dan yang terakhir sektor finansial atau keuangan berkembang pesat seiring bisnis IT. "70 persen masyarakat khususnya yang 50 juta orang ditempatkan di sektor ini. Kebutuhan pertambahan listrik tidak cukup 7 persen, double digit," tutupnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP