Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kebutuhan Baja di Indonesia Diprediksi Capai 23,34 Juta Ton di 2025

Kebutuhan Baja di Indonesia Diprediksi Capai 23,34 Juta Ton di 2025 baja. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk memprediksi tren kebutuhan baja dalam negeri terus meningkat. Seperti di 2022, kebutuhan baja dalam negeri bisa mencapai 19 juta ton dan terus meningkat hingga 23,34 juta ton di tahun 2025.

Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim mengatakan, pandemi Corona justru mempengaruhi over supply baja di pasar global. Sehingga produsen baja mencari negara-negara yang nampaknya empuk untuk dapat dimasuki, salah satunya Indonesia.

"Dari kapasitas produksi baja dalam negeri yang mencapai 4,9 juta ton per tahun, utilisasinya belum 100 persen. Pasalnya, industri di Indonesia diserbu oleh baja impor," jelas dia dalam acara peluncuran Logo Baru Krakatau Steel di Jakarta pada hari ini, Jumat (28/8).

Padahal, kapasitas produksi hot rolled coil masih di atas permintaan tahunan di Indonesia. Sebagai contoh, pada 2019, produksi hot rolled coil 1,37 juta ton, sementara volume permintaan mencapai 2,6 juta ton.

Oleh karenanya, perusahaan baja dalam negeri ini terus mendorong program hilirisasi produk baja sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan nilai tambah produk Krakatau Steel. Juga mengoptimalkan utilisasi industri baja dalam negeri.

"Kami memanfaatkan pabrik-pabrik milik mitra yang didukung oleh bahan baku yang diproduksi oleh Krakatau Steel. Ini merupakan terobosan baru untuk meminimalkan biaya investasi, perluasan varian produk Krakatau Steel, serta mendorong percepatan pemulihan ekonomi Indonesia," ujarnya.

Tak hanya itu, Krakatau Steel juga gencar melakukan transformasi bisnis melalui pemanfaatan teknologi dan digitalisasi." "Sehingga kolaborasi menjadi semakin mudah dan dampak yang dapat dicapai bisa lebih besar membuka akses pasar," tukasnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP