Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kebijakan pajak Trump hingga rudal Korut bikin kurs Rupiah melemah

Kebijakan pajak Trump hingga rudal Korut bikin kurs Rupiah melemah idr rupiah. shutterstock

Merdeka.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai pelemahan Rupiah hari ini, terjadi akibat rencana kebijakan Presiden Donald Trump melakukan penurunan pajak. Meski begitu, pelemahan tersebut masih tergolong normal.

"Kalau dia (Rupiah) naik sedikit turun sedikit normal saja kan. Ini berawal dari Trump yang mau turunkan pajak," ujar Darmin saat ditemui di Hotel Raffles, Jakarta, Rabu (29/11).

Darmin mengatakan, pelemahan Rupiah juga dipengaruhi oleh percobaan rudal Korea Utara. Hal ini dinilai menimbulkan kekhawatiran masyarakat.

"Korea Utara bikin percobaan macam macam. Orang mulai takut kemudian bergerak dia. Jadi tidak ada apa-apa sih. Tidak ada yang buat dia berubah lagi, kalau dia naik Rp 13.500 gitu biarkan saja," jelasnya.

Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama pemerintah telah menyepakati Rancangan Undang Undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018. Salah satu substansi yang ditetapkan pada rapat tersebut adalah nilai tukar Rupiah sebesar Rp 13.400 per USD.

Meski demikian, nilai tukar Rupiah saat ini justru berada di kisaran Rp 13.500 per USD. Seperti hari ini, Rupiah dibuka melemah tipis di level Rp 13.514 dibanding penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.510 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah meneruskan pelemahannya usai pembukaan hingga ke level Rp 13.519 per USD. Namun Rupiah sempat menguat hingga ke level Rp 13.506 per USD, dan saat ini Rupiah berada di Rp 13.514 per USD.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP