Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kebijakan ekonomi Najib Razak terbukti lebih ampuh dibanding Jokowi

Kebijakan ekonomi Najib Razak terbukti lebih ampuh dibanding Jokowi Bilateral Presiden Jokowi-PM Najib. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Perekonomian Indonesia maupun Malaysia kini diterpa masalah sebagai dampak ketidakpastian ekonomi global. Melemahnya pertumbuhan ekonomi China serta rendahnya harga komoditi global menghantam ekonomi kedua negara ini.

Bahkan, nilai tukar mata uang Indonesia maupun Malaysia anjlok parah terhadap dolar Amerika (USD). Nilai tukar Ringgit Malaysia bahkan menyentuh titik terendah dalam 17 tahun terakhir dan menyandang gelar mata uang berkinerja terburuk di Asia.

Perdagangan 10 September lalu, Ringgit Malaysia menyentuh level terendah terhadap dolar Singapura di level RM 3,0771 per dolar Singapura. Pelemahan Ringgit dipicu penurunan peringkat utang Brasil oleh Standard & Poor (S&P).

Dilansir dari Channel News Asia, nilai tukar Ringgit juga mencapai titik terendah dalam 17 tahun terakhir terhadap dolar Amerika atau RM 4,379 per USD.

Tidak lebih baik dari Ringgit, nilai tukar Rupiah juga anjlok parah terhadap USD. Penutupan perdagangan kemarin saja, nilai tukar Rupiah anjlok menyentuh titik Rp 14.408 per USD.

Mengobati pelemahan ekonomi, Presiden Joko Widodo maupun Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Najib Tun Razak mengeluarkan paket kebijakan penyelamatan ekonomi.

Kebijakan Presiden Jokowi cuma pangkas aturan. (mdk/idr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP