KCIC: Pinjaman Proyek Kereta Cepat USD 810,4 Juta Sudah Cair
Merdeka.com - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengonfirmasi, dana pinjaman ketiga pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang diperoleh pada April, Agustus dan Oktober 2018 dari China Development Bank (CDB) sebesar USD 810,4 juta sudah berhasil dicairkan. Pada Desember 2018 mendatang, KCIC akan kembali mendapatkan pencairan pinjaman keempat sekitar USD 364 juta.
"Untuk dana USD 810 juta yang sampai Oktober sudah cair," ujar Direktur Utama PT KCIC Chandra Dwiputra, dalam peninjauan proyek KCJB Tunel I Km 3+600, Jakarta, Kamis (29/11).
Chandra mengatakan, pihaknya saat ini tengah menghitung besaran pinjaman sesuai dengan kebutuhan proyek. "Desember sedang kita hitung dulu sesuai progres pekerjaan aja, kita kebutuhannya berapa. Tidak mau kena bunga banyak-banyak," sebutnya.
Sementara itu, Komisaris Utama PT KCIC Sahala Lumban Gaol menyatakan, pihaknya telah membayar proses pembebasan lahan yang sebesar 82 persen atas proyek KCJB sepanjang 142,3 kilometer (Km).
Sedangkan untuk sisanya, dana pembayaran pembebasan lahan proyek kereta cepat ini masih dilakukan penitipan kepada pengadilan atau konsinyasi. "Yang sudah dibayar 82 persen, sebagiannya masih konsinyasi. Sesuai UU Nomor 2 2012, kalau masyarakat itu tidak setuju dengan nilai yang ditentukan KJPP, mereka bisa masuk ke pengadilan minta perbaikan," tutur dia.
Reporter: Maulandy Rizki Bayu Kencana
Sumber: Liputan6
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya