Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kawasan ini jadi primadona tiga pengembang properti tanah air

Kawasan ini jadi primadona tiga pengembang properti tanah air apartemen. Merdeka.com

Merdeka.com - Wilayah Cempaka Putih, Jakarta Pusat dinilai masih menjadi kawasan primadona para pengembang properti. Bahkan, ada tiga pengembang yang siap untuk membangun proyek hunian di kawasan tersebut.

"Cempaka Putih memiliki jalan utama sehingga menjadikannya sebagai kawasan prospektif," ujar Pengamat Properti Ali Tranghanda di Jakarta, Senin (1/2)

Meski sudah ada jalan utama yang menuju jantung kota Jakarta, kata Ali, kawasan Cempaka Putih harus mendapat dukungan fasilitas yang lebih lengkap. Menurut dia, sektor properti yang ingin dikembangkan di kawasan tersebut harus memiliki desain yang lebih kompak agar memiliki nilai yang tinggi.

Paling tidak, sampai saat ini, terdapat tiga proyek yang akan hadir di kawasan tersebut, yaitu Holland Village, Kensington, dan Sedayu City.

Holland Village dipasarkan masing-masing Rp 23,7 juta per meter persegi untuk Holland One, serta Rp 25,6 juta per meter persegi untuk Holland Two. Superblok Kensington dihargai Rp 25,4 juta per meter persegi dan Sedayu City Rp 28,3 juta per meter persegi.

Pembangunan proyek tersebut diperkirakan bakal mendukung kehadiran Cempaka Putih sebagai kawasan baru yang prospektif di Jakarta. Kawasan Holland Village yang dikembangkan PT Lippo Karawaci Tbk dengan nilai investasi Rp 5 triliun saat ini memasuki tahap konstruksi.

Berlokasi di atas lahan seluas empat hektar di persimpangan Cempaka Putih, Jakarta Pusat menjadikan Holland Village sebagai ekonomi baru.

Holland Village sendiri mengusung konsep hunian di pusat kota dirancang DP Architects Singapura mengintegrasikan apartemen, perkantoran, hotel, pusat belanja, rumah sakit, sekolah dalam satu kawasan terpadu.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP