Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kata Wamen Arcandra Soal AKR Tolak Jual Solar Bersubsidi

Kata Wamen Arcandra Soal AKR Tolak Jual Solar Bersubsidi AKR Corporindo. ©blogspot.com

Merdeka.com - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah mengkaji usulan AKR Corporation untuk penghentian penju‎alan solar bersubsidi pada 2019. AKR menilai formula harga solar subsidi tidak sesuai dengan keekonomian saat ini.

Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar, mengatakan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) selaku regulator sedang mengevaluasi data dari AKR atas permintaan pengehentian penjualan solar subsidi.

"Lagi dievaluasi (usulan AKR)," kata Arcandra di Jakarta, Jumat (21/6).

Arcandra menilai formula ‎yang ditetapkan saat ini sudah mengacu pada struktur biaya penyaluran solar. ‎"Kan formula kita bikin dengan melihat kondisi cost structure 2017-2018. Formula sudah selesai," tuturnya.

‎Sebelumnya, Direktur AKR Suresh Vembu mengatakan, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) AKR menghentikan penjualan solar subsidi, sedangkan untuk penjualan solar industri dan non subsidi masih dilakukan.

"AKR SPBU SPBN tidak jual solar subsidi," kata Suresh, saat berbincang dengan Liputan6.com.

Menurut Suresh penghentian penjualan solar subsidi di SPBU AKR bersifat sementara, keputusan tersebut diterapkan sejak Mei 2019. "Keputusan penghentian penjualan sejak Mei," tegasnya.

Sures mengungkapkan, penyebab AKR menghentikan penjualan solar subsidi adalah, formula harga solar subsidi yang ditetapkan pemerintah kurang tepat, sehingga tidak sesuai dengan keekonomian saat ini.

"Kita sudah sampaikan ke BPH Migas harga jual solar tidak sesuai keekonomian. Formula harga BBM kurang pas," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP