Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Rupiah Melemah ke Rp14.443 per USD

Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Rupiah Melemah ke Rp14.443 per USD Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Nilai tukar (kurs) Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah di perdagangan hari ini, Rabu (23/6). Rupiah dibuka di Rp14.415 per USD, melemah dibanding penutupan di perdagangan sebelumnya di Rp14.402 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah masih terus melanjutkan pelemahan usai pembukaan. Meski perlahan, namun Rupiah masih melemah dan saat ini berada di Rp14.443 per USD.

Pengamat pasar uang Ariston Tjendra mengatakan, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta terkoreksi seiring peningkatan kasus positif COVID-19 di Tanah Air. "Rupiah mungkin bisa balik tertekan hari ini setelah kemarin berhasil menguat," kata Ariston di Jakarta, dikutip Antara, Rabu (23/6).

Ariston menyampaikan pergerakan nilai tukar regional pagi ini masih menunjukkan pelemahan terhadap dolar AS. Gubernur The Fed Jerome Powell memberikan penegasan bahwa bank sentral AS tidak akan terburu-buru menaikkan suku bunga hanya karena inflasi AS yang tinggi saat ini.

"Namun di sisi lain, Powell menunjukkan kuatnya pemulihan ekonomi di AS dan ini mungkin yang menyebabkan dolar AS menguat pagi ini," ujarnya.

Dari domestik, eskalasi kasus positif COVID-19 di Indonesia masih berlanjut. Sebanyak 13.668 kasus baru terjadi pada Selasa (22/6) kemarin sehingga kasus aktif kembali meningkat menjadi 152.686 kasus, tertinggi ke-3 di Asia. "Dari dalam negeri, tren naik kasus COVID-19 masih menjadi penekan nilai tukar rupiah," jelasnya.

Ariston mengatakan rupiah hari ini berpotensi melemah ke kisaran Rp14.450 per USD dengan potensi support di kisaran Rp14.440 per USD.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP