Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kartu Keluarga Sejahtera buka akses masyarakat ke perbankan

Kartu Keluarga Sejahtera buka akses masyarakat ke perbankan Pencairan dana Program Keluarga Harapan. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Pemerintah bersama dengan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah meluncurkan layanan e-Warong dan Kartu Keluarga Sekahtera (KKS) di Jakarta. Layanan ini merupakan salah satu dari pemberian bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan peluncuran ini bertujuan untuk mengubah transaksi pembayaran dari tunai menjadi non tunai. Sehingga, masyarakat bisa lebih hemat untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

"Bila semua masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari bisa melalui KKS. Mereka jadi bisa memilih mana yang penting (untuk dibeli) dan menghemat untuk menabung. Sehingga masyarakat bisa lebih sejahtera," kata Rini di Jakarta, Kamis (18/8).

Dia menambahkan, layanan ini didukung oleh empat bank BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara), yakni Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Sehingga memudahkan para nasabah dari masing-masing bank tersebut.

Dengan adanya akses ke perbankan, masyarakat tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan hidupnya dengan mudah, namun juga bisa melakukan pinjaman ke perbankan, seperti untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"Bagaimana kita membantu masyarakat yang belum sejahtera tanpa ada potongan. Dengan KKS ini masyarakat bisa dengan mudah memulai akses ke perbankan dan bisa meminjam KUR. Sehinggaa mereka bisa buka warung atau warung nasi," imbuhnya.

Sementara itu, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan layanan ini berguna untuk memudahkan akses keluarga miskin terhadap pelayanan keuangan inklusif serta menghilangkan penyalahgunaan bantuan, sehingga diharapkan nantinya bisa mengurangi jumlah kemiskinan di Indonesia.

"Melalui program ini, masyarakat penerima PKH tidak ada pemotongan bantuan sosial. Karena semua transaksi berbentuk non tunai bukan tunai," kata Khofifah.

Nantinya, masyarakat bisa membeli berbagai kebutuhan rumah tangga dan menarik uang tunai melalui e-Warung ini. Untuk sistem pembayarannya sendiri, masyarakat penerima PKH akan diberikan Kartu Keluarga Sejahtera yang didalamnya sudah ada saldo untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP